Selasa, 08 Oktober 2013

TULISAN KASUS MANAJEMEN


Kasus 1 :


PERUSAHAAN TERBESAR BIDANG FOTOGRAFI BANGKRUT



                 Salah satu perusahaan dari Amerika yang dikenal sebagai perusahaan peralatan fotografi terkemuka di dunia kini jatuh bangkrut setelah gagal beradaptasi dengan kemajuan teknologi di tengah populernya kamera digital dan ponsel pintar berfitur kamera. Menurut kantor berita Reuters, Perusahaan tersebut mengajukan perlindungan pailit ke Pengadilan di Kota New York pada Rabu waktu setempat. Di AS, perusahaan yang jatuh bangkrut berhak mengajukan perlindungan pailit ke pengadilan, sesuai peraturan yang dikenal sebagai Chapter 11, agar tidak sampai dilikuidasi.
Selanjutnya pengadilan akan menentukan apakah perusahaan yang bangkrut ini, sesuai kesepakatan dengan pihak-pihak kreditur, bisa diselamatkan melalui penjualan aset atau restrukturisasi korporat.
Didirikan 130 tahun lalu, perusahaan Amerika itu pernah merajai industri peralatan fotografi, seperti penjualan kamera dan film. Bahkan perusahaan ini pula yang memperkenalkan teknologi kamera digital.
Perusahaan yang selama dekade 1980an hingga 1990an sudah merasa nyaman sebagai pemain nomor satu industri fotografi. Konsumen kini sudah meninggalkan pemakaian film - yang menjadi bisnis inti perusahaan ini - dan sejumlah kompetitor mengembangkan produk kamera digital. Apalagi kini muncul teknologi ponsel pintar, yang dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendapatan perusahaan pun terus menurun tajam. Dulu mempekerjakan lebih dari 60.000 orang di mancanegara, kini hanya memiliki sekitar 7.000 pekerja. Kalangan media massa beberapa hari lalu sudah memperkirakan bahwa perusahaan ini terancam jatuh bangkrut. Manajemen perusahaan sempat menyatakan akan fokus ke industri percetakan dan produk konsumen lain. Namun strategi itu gagal. Kini, demi bertahan hidup, perusahaan berupaya mengandalkan penjualan sekitar 1.100 hak paten teknologi produk fotografi.

Menurut pendapat saya mungkin kebangkrutan ini terjadi karena perusahaan tersebut kurang mengamati perkembangan teknologi dari tahun ke tahun yang semakin maju. Dan juga kurang dapat mengimbangi persaingan dengan perusahaan-perusahaan lain yang menciptakan produk yang lebih canggih dan berinovasi tiap tahunnya. Serta mungkin karena perusahaan ini yang merasa selalu menjadi yang terbaik selama hampir 10 tahun. Sehingga tidak memperhatikan perusahaan lain yang mulai siap bersaing dengan produk-produk canggih lainnya. Harusnya perusahaan ini lebih memperhatikan perkembangan zaman yang semakin pesat dunia teknologi sehingga dapat memuaskan permintaan masyarakat dengan produk –produk ciptaannya.

Kasus 2 : 
BURUKNYA MANAJEMEN ORGANISASI SEPAKBOLA INDONESIA
Belakangan ini salah satu organiasasi sepakbola di Indonesia banyak disorot untuk melakukan berbagai perubahan di dalamnya. Masyarakat menuntut organiasasi tersebut untuk memperbaiki kinerjanya. Selain dari masyarakat, pemerintah pun menyerukan hal yang sama.
Perkara ini disebabkan oleh berbagai ketidakberesan yang terjadi di dalam organisasi. Mereka dinilai gagal dalam membangun persepakbolaan Indonesia. Jangan dulu membicarakan prestasi internasional timnas Indonesia, di lingkungan nasional saja masih banyak hal harus dibenahi. Carut marut semakin parah ketika banyak terjadi dugaan korupsi di dalam tubuh organiasasi ini. Krisis kepercayaan terhadap pengurus organisasi semakin menguatkan dorongan untuk mengubah organisasi ini.
Akan tetapi berbagai tuntutan yang diajukan oleh banyak pihak tidak digubris oleh organiasasi ini. Mereka terkesan menutup diri dari pendapat dan saran yang diberikan oleh publik sepakbola Indonesia. Berbagai upaya yang dilakukan untuk mengubah organisasi organiasasi ini mulai dari demonstrasi, Kongres Sepakbola Nasional, pembuatan liga tandingan senantiasa digagalkan oleh petinggi organisasi. Bahkan intervensi yang akan dilakukan oleh pemerintah, mereka malah balik menantang pemerintah dan menyalahkan pemerintah. Mereka seolah-olah merasa tidak ada yang salah dengan apa yang terjadi di organisasinya.
Menurut saya buruknya manajemen organisasi ini karena arogansi para pemimpin di organiasasi yang selalu merasa dirinya benar dan tidak mau mendengarkan pendapat publik. Padahal publik hanya ingin membantu memberi masukan agar organisasi ini dapat memperbaiki kinerja mereka. Serta karena mereka merasa memiliki organiasasi yang kuat, mungkin hal tersebut merupakan hal yang positif namun jika terlalu berlebihan justru malah menjadi hal yang merugikan. Karena pengurus merasa bahwa organisasi ini miliknya dan dapat sesuka hati mereka untuk membawa kemana organisasi ini tanpa menerima masukan dari orang-orang yang ingin membantu. Harusnya mereka lebih mendengarkan pendapat publik dan bisa menerimanya, jangan seperti katak dalam tempurung, karena tidak selamanya manusia itu benar.

TUGAS PSIKOLOGI MANAJEMEN


1  1.      Apa itu Manajemen?
Manajemen adalah proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau juga sumber milik si organisasi.
2  2.    Jenis-jenis Manajemen

§      Manajemen Pemasaran
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada    intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat
diwujudkan 

§     Manajemen Produksi

Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi

§    Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan

§     Manajemen Informasi

Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat 

3   3.      Apa itu kepemimpinan ?
Kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.


1.      Apa itu perencanaan ?
  Perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi imanajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain—pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.

2.      Manfaat Perencanaan

§    Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan.
§    Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami.
§     Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti.
§    Manajer dapat memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
§    Standar pelaksanaan dan pengawasan

3.     Jenis-Jenis Perencanaan  dalam Organisasi

Berdasarkan jangka waktunya, rencana terbagi menjadi 2 macam yaitu:
§  Rencana jangka panjang( long term plan)
Yaitu rencana yang memiliki jangka waktu lima tahun lebih.
§  Rencana jangka pendek( short term plan)
Yaitu rencana yang memiliki jangka waktu satu sampai tiga tahun.
Pembagian jenis rencana dapat dilihat dari antara jenis rencana yang dibuat dan jenis keputusan yang dibuat. Pada saat perusahaan berhubungan dengan berbagai aktifitas/masalah yang membutuhkan keputusan rutin (programmed decision), perusahaan dapat membuat rencana yang bisa diterapkan untuk mengatasi berbagai aktivitas atau masalah rutin trsebut. Rencana ini disebut sebagai rencana berkelanjutan (standing plan). Misalnya aturan, kebijakan dan standard operating procedure (SOP).
Sebaliknya, perusahaan dapat mengembangkan rencana yang ditujukan untuk mengatasi masalah program yang tidak terprogram (unprogrammed decision) rencana ini disebut sebagai single-use plan. Proses pembuatan rencana akan dijelaskan sebagai berikut:
a)    Menetapkan tugas dan tujuan
b)   Observasi dan analisa
c)    Mengadakan kemungkinan-kemungkinan, seperti kemungkinan besar biaya, lamanya penyelesaian, dan efektivitas-efektivitas lainnya
d)   Menentukan sintesa (alternatif dari kemungkinan-kemungkinan)

     Daftar Pustaka
Mukhy, Muhammad Abdul & Saputro, Imam Hadi.1991. Pengantar ManajemenUmum. Depok : Gunadarma

Kamis, 06 Juni 2013

TUGAS 3 KESEHATAN MENTAL



·         Pengertian Stress
Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Pada dasarnya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental. Sumber stress disebut dengan stressor dan ketegangan yang di akibatkan karena stress, disebut strain. Tetapi, stress dapat mempunyai dua efek yang berbeda, bisa negatif ataupun positit, tergantung bagaimana kuatnya individu tersebut menghadapi stress atau bagaimana individu tersebut mempersepsikan stress yang sedang dihadapinya.
Quick dan Quick (1984) mengkategorikan jenis stres menjadi dua, yaitu:
                  Eustress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat sehat, positif, dan konstruktif (bersifat membangun). Hal tersebut termasuk kesejahteraan individu dan juga organisasi yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan tingkat performance yang tinggi.
                  Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (bersifat merusak). Hal tersebut termasuk konsekuensi individu dan juga organisasi seperti penyakit kardiovaskular dan tingkat ketidakhadiran (absenteeism) yang tinggi, yang diasosiasikan dengan keadaan sakit, penurunan, dan kematian.

Menurut Robbins (1998), mengemukakan faktor–faktor yang dapat menimbulkan dan menyebabkan stres kerja antara lain:
Faktor lingkungan
Dimana perubahan yang terjadi secara tidak pasti dalam lingkungan organisasi dapat mempengaruhi tingakat stres dikalangan karyawan. Contohnya: keamanan dan keselamatan dalam lingkungan pekerjaan, perilaku manejer terhadap bawahan, kurangnya kebersamaan dalam lingkungan pekerjaan.
Faktor organisasional
Seperti tuntutan tugas yang berlebihan, tekanan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam kurung waktu tertentu.
Faktor individual
Situasi atau kondisi yang mempengaruhi kehidupan secara individual seperti faktor ekonomi, keluarga dan kepribadian dari karyawan itu sendiri. Menurut Sarafino (1994), faktor–faktor yang mempengaruhi stres kerja adalah:
  1. Tuntutan kerja yang terlalu tinggi, seperti pekerjaan diluar kontrol pekerja yang harus dilakukan secara berulang dan terus menerus, evaluasi lampiran kerja oleh atasan. 
  2. Perubahan tanggung jawab dalam kerja. 
  3. Pekerjaan yang berkaitkan dengan tanggung jawab terhadap nyawa orang lain, seperti pekerjaan tenaga medis dimana memiliki beban yang tinggi terhadap nyawa orang lain sehingga menyebabkan kelelahan psikis dan akhirnya menimbulkan stres. 
  4. Lingkungan fisik pekerjaan yang tidak nyaman. 
  5. Hobi interpersonal yang tidak baik dalam lingkungan kerja. 
  6. Promosi jabatan yang tidak adekuat. 
  7. Kontol yang padat terhadap pekerjaan.
Menurut Selye (Bell, 1996) stress diawali dengan reaksi waspada (alarm reaction) terhadap adanya ancaman, yang ditandai oleh proses tubuh secara otomatis, seperti: meningkatnya denyut jantung, yang kemudian diikuti dengan reaksi penolakan terhadap stressor dan akan mencapai tahap kehabisan tenaga (exhaustion) jika individu merasa tidak mampu untuk terus bertahan.
Lazarus (1984) menjelaskan bahwa stress juga dapat diartikan sebagai:
  • Stimulus, yaitu stress merupakan kondisi atau kejadian tertentu yang menimbulkan stress atau disebut juga dengan stressor. 
  • Respon, yaitu stress merupakan suatu respon atau reaksi individu yang muncul karena adanya situasi tertentu yang menimbulkan stress. Respon yang muncul dapat secara psikologis, seperti: takut, cemas, sulit berkonsentrasi dan mudah tersinggung.
·         Proses, yaitu stress digambarkan sebagai suatu proses dimana individu secara aktif dapat mempengaruhi dampak stress melalui strategi tingkah laku, kognisi maupun afeksi.
Jadi, stress dapat mempengaruhi fisik, psikis mental dan emosi. Tetapi, stress dapat mempunyai dua efek yang berbeda, bisa negatif ataupun positit, tergantung bagaimana kuatnya individu tersebut menghadapi stress atau bagaimana individu tersebut mempersepsikan stress yang sedang dihadapinya.
Tipe Kepribadian yang Berhubungan dengan Stress
Tipe kepribadian seseorang juga dapat mempengaruhi respons terhadap stresor. Apabila seseorang yang memiliki tipe kepribadian A, maka lebih rentan terkena stress dibandingkan dengan tipe kepribadian B. tipe kepribadian A memiliki ciri ambisius, agresif, kompetitif, kurang sabar, mudah tegang, mudah tersinggung, mudah marah, memiliki kewaspadaan yang berlebihan, berbicara cepat, bekerja tidak kenal waktu, pandai berorganisasi dan memimpin atau memerintah, lebih suka bekerja sendirian bila ada tantangan, kaku terhadap waktu, ramah, tidak mudah dipengaruhi, bila berlibur fikirannya ke pekerjaan dan lain-lain. Sedangkan tipe kepribadian B memiliki sikap tidak agresif ambisinya wajar-wajar, penyabar, senang, tidak mudah tersinggung, tidak mudah marah, cara berbicara tidak tergesa-gesa, perilaku tidak interaktif, lebih suka kerjasama, mudah bergaul, dan lain-lain atau merupakan kebalikan dari tipe kepribadian A.
·         Kecakapan
Kecakapan Hidup adalah  kecakapan untuk melakukan adaptasi dan prilaku positif yang memungkinkan individu untuk melakukan reaksi secara secara efektif dalam menghadapi kebutuhan dan tantangan sehari-hari. Sedangkan Menurut UNICEF yaitu perubahan perilaku atau pendekatan pengembangan perilaku yang diarahkan untuk menjamin keseimbangan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan.



·         Nilai dan Kebutuhan
Sosialisasi
Pengertian sosialisasi secara umum dapat diartikan sebagai proses belajar individu untuk mengenal dan menghayati norma-norma serta nilai-nilai sosial sehingga terjadi pembentukan sikap untuk berperilaku sesuai dengan tuntutan atau perilaku masyarakatnya.
Proses pembelajaran berlangsung secara bertahap, perlahan tapi pasti dan berkesinambungan. Pada awalnya, proses itu berlangsung dalam lingkungan keluarga, kemudian berlanjut pada lingkungan sekitarnya, yaitu lingkungan tetangga, kampung, kota, hingga lingkungan negara dan dunia. Di samping itu, individu mengalami proses enkulturasi (pembudayaan), yaitu individu mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran dan sikapnya dengan adat istiadat, sistem norma, dan peraturan yang berlaku dalam kebudayaan masyarakatnya.
            Adaptasi
Adaptasi adalah proses dimana dimensi fisiologis dan psikososial berubah dalam berespon terhadap stress. Karena banyak stressor tidak dapat dihindari, promosi kesehatan sering difokuskan pada adaptasi individu, keluarga / komunitas terhadap stress.
Internalisasi
Internalisasi adalah pengaturan kedalam fikiran atau kepribadian, perbuatan nilai-nilai, patokan-patokan ide atau praktek-praktek dari orang-orang lain menjadi bagian dari diri sendiri

·         Reaksi Stress

Walter Canon (dalam sarafino, 2006) memberikan deskripsi mengenai bagaiman reaksi tubuh terhadap suatu peristiwa yang mengancam. Ia menyebutkan reaksi tersebut sebagai fight-or-fight response karena respon fisiologis mempersiapkan individu untuk menghadapi atau menghindari situasi yang mengancam tersebut. Fight-or-fight response menyebabkan individu dapat berespon dengan cepat terhadap situasi yang mengancam. Akan tetapi bila arousal yang tinggi terus menerus muncul dapat membahayakan kesehatan individu. 
·         Teknik Penenang Pikiran
Meditasi
Meditasi atau disebut juga “duduk diam” adalah suatu aktivitas kontrol diri atas aspek jasmani dan rohani manusia dalam upayanya untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks umum, tujuan tersebut dapat berupa peningkatan kualitas dari salah satu aspek yang dikontrol atau bahkan keduanya.
           
Autogenik
Autogenik berarti sesuatu yang datang dari dalam Anda. Dalam teknik relaksasi ini, Anda menggunakan kedua bayangan visual dan kewaspadaan tubuh untuk mengurangi stres. Seperti para pendoa yang terus mengucap mantra, ucapkan kata-kata yang menenangkan atau kondisi yang Anda harapkan untuk mengendurkan otot tegang, dan membantu pikiran lebih tenang. Membayangkan tempat yang tenang juga akan membantu. Fokuskan diri untuk mengatur, menenangkan diri dengan pernapasan, mengurangi detak jantung, atau merasakan sensasi fisik yang berbeda, seperti mengendurkan otot lengan dan kaki secara bergantian.

Relaksasi otot progresif.
Pada teknik relaksasi ini, Anda memfokuskan diri dengan menegang-kendurkan setiap kelompok otot tubuh Anda. Ini akan membantu Anda berfokus pada jeda antara otot yang tegang dan relaksasinya. Anda akan semakin menyadari sensasi fisik pada tubuh.

·    Cara Mencegah Stress
Perasaan stress sering kali menjadi musuh dalam selimut. Perasaan ini datang tiba-tiba dan sering sulit dikendalikan. Tapi bila tidak, stress dapat memicu timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari. Salah satunya yang banyak diidap orang adalah penyakit jantung, darah tinggi dan stroke. Ibarat sedia payung sebelum hujan, ada baiknya kita menghindari srtess dengan cara berikut.

Energi positif
Keluarkan energi positif dalam diri Anda dengan selalu berpikir positif dan optimis dalam menghadapi setiap permasalahan. Sadarlah bahwa di setiap permasalahan pasti ada jalan keluar.
Selain itu jangan bersikap terlau keras pada diri sendiri. Ketahuilah bahwa setiap rencana yang telah dibuat belum tentu pasti dapat tercapai karena adanya halangan.
Bersikaplah lebih fleksibel sehingga Anda pun dapat lebih menikmati hidup.
Menjaga kesehatan
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Maka, jagalah kesehatan tubuh Anda dengan berolah raga teratur, tidur yang cukup dan makan makanan bergizi seimbang. Olah tubuh dapat merangsang keluarnya endorphine yaitu zat yang membuat tubuh merasa nyaman, sehingga orang yang berolah raga teratur biasanya tampak sehat dan bahagia. Olah raga teratur ni pun harus didukung dengan pola makan dan istirahat yang baik.

Kendalikan emosi
Cara termudah untuk mengendalikan emosi adalah dengan minum air putih yang banyak saat di ambang kemarahan. Air putih ini dapat menenangkan emosi Anda dan membantu untuk berpikir lebih jernih. Emosi yang berlebihan yang tidak perlu justru dapat menjadi pemicu stress. Bersikaplah lebih sabar dan berpikir lebih luas agar dapat memahami setiap masalah dengan jernih.
Rehat sejenak
Luangkan waktu Anda sedikit untuk beristiharat. Gunakan akhir pekan dengan baik dan maksimal untuk memanjakan diri sendiri dan keluar dari rutinitas sehari-hari. Kumpul bersama keluarga atau teman-teman dapat menjadi cara terbaik untuk memumbuhkan energi positif dan semangat baru.
Terbuka
Jangan pendam masalah Anda sendirian. Seperti ada pepatah yang mengatakan, that’s what friends are for. Dengan berbagi cerita setidaknya beban terasa lebih ringan dan tidak mengendap terus di dalam pikiran.
Tingkatkan rasa humor
Secara klinis, humor dapat digunakan untuk mengatasi rasa stress. Sekarang ini di Indonesaia sudah muncul kelompok-kelompok terapi yang melakukan terapi tertawa. Biasanya dilakukan oleh sekelompok orang minimal 5 orang selama 5 sampai 10 menit. Humor perlu dilakukan agar syaraf tidak terlalu tegang dan tubuh mendapat relaksasi walau sejenak.
      Stress yang pernah saya alami dalam hidup saya adalah, ketika saya akan menghadapi ujian yang menurut saya sulit, saya seringkali menjadi jatuh sakit. Karena sebelumnya saya sudah berpikir bahwa saya tidak akan bisa mengerjakan ujian tersebut. Tetapi segi positifnya, saya menjadi terpacu untuk belajar lebih tekun agar bisa mendapatkan nilai yang bagus.

Selasa, 30 April 2013

TUGAS 2 KESEHATAN MENTAL



Teori Psikoanalisa
·         Carl Gustav Jung
Lahir pada tanggal 26 Juli 1875 di Kesswil, sebuah kota di Danau Swiss. Selama bersekolah, Jung mulai menyadari adanya dua aspek kepribadian yang terpisah dalam dirinya. I menyebut kedua aspek ini sebagai kepribadian no. 1 dan no. 2. Jung menyadarai No. 2 merupakan refleksi sesuati yang lain selain dirinya. Yaitu seorang laki-laki tua lama setelah kematiannya.  Jung adalah orang pertama yang merumuskan tipe kepribadian manusia dengan istilah ekstrovert dan introvert, serta menggambarkan empat fungsi kepribadian manusia yang disebut dengan fungsi berpikir, pengindera, intuitif, dan perasa. Motivasi awal Jung menyelidiki tipologi manusia adalah keinginannya untuk mengerti dan memahami pandangan Freud tentang gangguan mental sangat berbeda dari pandangan Adler. Pokok kajian Jung yang sangat khas adalah mengenai arketipe-arketipe tiap kejadian.
Jung membagi arketipe menjadi 8, yaitu :
1.      Persona
Persona adalah topeng yang dipakai pribadi sebagai respon terhadap tuntutan-tuntutan kebiasaan dan tradisi masyarakat, serta tuntutan tentang arketipenya sendiri. Ia merupakan peranan yag diberikan masyarakat kepada seseorang yang diharapkan dimainkan dalam hidupnya
2.      Bayangan
Bayangan merupakan arketipe dari kegelapan dan represi yang menampilkan kualitas – kualitas yang tidak kita akui keberadaannya serta berusaha disembunyikan dari diri kita sendiri dan orang lain
3.      Anima
Anima adalah sisi feminim pada pria. Untuk dapat menguasai anima, seorang pria harus melampaui batasan intelektualnya, jauh ke bagian terdalam ketidaksadarannya dan menyadari sisi feminism dari kepribadiannya.
4.      Animus
Animus adalah sisi maskulin pada wanita. Jung percaya bahwa animus bertanggung jawab dalam proses berpikir dan berpendapat seorang wanita, sama dengan anima yang menghasilkan perasaan dan mood seorang pria. Animus juga merupakan penjelasan mengapa wanita terkenal dengan proses berpikir yang irasional dan pendapatnya yang tidak logis.
5.      Great Mother
Jung percaya bahwa pandangan kita mengenai sosok ibu yang penuh cinta, tetapi juga payah telah dinilai secara berlebihan. “Semua pengaruh yang dideskripsikan dan diaplikasikan kepada anak-anak tidak hanya datang dari si ibu sendiri, tetapi lebih kepada arketipe yang diproyeksikan kepada si ibu itu sendiri, yang pada akhirnya akan memberikan si ibu sebuah latar belakang mitos”. Dengan kata lain, daya tarik yang kuat dari seorang ibu yang diarasakan, seringkali muncul meskipun tidak ada hubungan personal diantara mereka.
6.      Wise Old Man
Merupakan sebuah arketipe dari kebijaksanaan dan kebeartian yang menyimbolkan pengetahuan manusia akan misteri kehidupan. Arti dari arketipe ini, tidak disadari dan tidak dapat secara langsung dialami oleh seorang individu.
7.      Pahlawan
Direpresentasikan dalam mitologi dan legenda sebagai seorang yang kuat, bahkan terkadang merupakan bagian dari Tuhan. Asal muasal pahlawan bermula dari awal sejarah manuisa hingga timbulnya kesadaran. Ketika mengalahkan seorang karakter jahat, seorang pahlawan secara simbolis mengatasi masalah ketidaksadaran pramanusia. Pencapaian dari kesadaran merupakan satu dari sekian asal-usul pencapaian yang besar dan arketipe mengenai seorang pahlawan yang memenangi pertempuran merepresentasikan kemenangan dalam mengatasi kegelapan atau masalah.
8.      Diri
Diri adalah tujuan hidup, suatu tujuan yang terus menerus diperjuangkan seseorang tetapi yang jarang tercapai. Ia memotivasikan tingkah laku manusia dan mencari kebulatan, khususnya melalui cara-cara yang disediakan oleh agama. Pengalaman religius sejati merupakan bentuk pengalaman yang paling dekat dengan ke diri (self-hood) yang mampu dicapai oleh kebanyakan manusia. Jung menemukan diri dalam penelitian-penelitian dan observasinya tentang agama Timur, dimana perjuangan kearah kesatuan dan persatuan dunia melalui praktik ritual keagamaan seperti Yoga yang jauh lebih maju daripada agama di kalangan Barat.

Teori Humanisitik
·         Abraham Maslow

Abraham Harold Maslow lahir pada 1 April 1908 di Brooklyn, New York . Maslow adalah anak sulung dari tujuh bersaudara yang lahir dari imigran Yahudi Rusia. Relatif tidak berpendidikan sendiri mereka melihat belajar sebagai kunci untuk anak-anak mereka berhasil di tanah air baru mereka. Dengan demikian semua anak-anak mereka didorong untuk belajar; Abraham anak tertua didorong sangat keras karena ia diakui sebagai seorang intelektual di usia muda.
Teori Kepribadian menurut Maslow :
  1. Humanisme
Teori humanisme maslow menegaskan tentang adanya keseluruhan kapasitas martabat dan nilai kemanusiaan untuk menyatakan diri (self-realization).
2.      Holisme
Pandangan ini menegaskan bahwa organisme selalu bertingkah laku sebagai kesatuan yang utuh bukan sebagai komponen yang berbeda.

3.      .Menolak riset binatang
Dalam psikologi humanistik ditekankan perbedaan antara manusia dan binatang. Riset binatang memandang manusia sebagai mata rantai refleks conditioning dan mengabaikan karakteristik manusia yang unik.
4.      Manusia pada dasarnya baik bukan setan
Manusia memiliki struktur psikologi yang analog dengan struktur fisik. Mereka memiliki kebutuhan, kemampuan, dan kecenderungan yang bersifat genetik.

5.      Potensi Kreatif
Menurut Humanistik kreatifitas adalah potensi semua orang yang tidak memerlukan bakan dan kemampuan yang khusus.

Teori Behaviorisme
·         B. F. Skinner
Burrhus Frederic Skinner dilahirkan pada 20 Maret 1904, di Susquehanna, Pennysylvania, ia adalah anak pertama pasangan William Skinner dan Grace Mange Burrhus Skinner. Walaupun Skinner tidak pernah mengambil kuliah psikologi dalam program sarjananya, Harvard menerimanya sebagai mahasiswa pascasarjana dalam bidang psikologi. Setelah menyelesaikan gelar Ph.D., pada tahun 1931, Skinner menerima keanggotaan dari National Researc Council untuk melanjutkan penelitian laboratoriumnya di Harvard.  Selama kariernya, Skinner menerima penghargaan dan gelar lainnya, termasuk mengabdi sebagai William James Lecturer di Harvard, dianugerahi 1958 APA Distinguished Scientific Award, dan memenangkan President’s Medal of Science.
1.      Pengondisian
Skinner mengenali dua bentuk pengomdisian, klasik dan oprtan. Melalui pengondisian klasik, suatu respon diperoleh organism dengan suatu stimulus yang spesifik dan dapat diidentifikasi. Dengan pengondisian operan, sebuah perilaku dibuat lebih mungkin untuk terjadi saat diberikan penguatan secara langsung.

2.      Pengondisian Klasik
Dalam pengondisian Klasik, suatu stimulus netral dipasangkan beberapa kali dengan suatu stimulus yang tidak dikondisikan sampai mampu membawa sebuah respons yang sebelumnya tidak dikondisikan menjadi respons terkondisi. Kunci penting dari eksperimen pengondisian klasik adalah dalam membuat pasangan dari stimulus yang dikondisikan dengan stimulus yang tidak dikondisikan, sampai kehadiran dari stimulus yang dikondisikan cukup untuk memperoleh stimulus yang tidak dikondisikan.

3.      Pengondisian Operan
Skinner yakin bahwa bahwa kebanyakan perilaku manusia dipelajari melalui pengondisian operan. Kunci dari pengondisian operan adalah penguatan yang langsung dari sebuah respons. Kemudian, penguatan akan meningkatkan kemungkinan dari perilaku yang sama untuk terjadi lagi.